Keindahan slap..........
Ekspresi Penulis
Senin, 21 Juni 2010
Minggu, 20 Juni 2010
Perbedaan
Assalammualaikum saudara - saudaraku.
Saya punya cerita tentang perbedaan yang sangat menarik untuk dimengerti, berikut:
Salah seorang temanku menceritakan bahwa dirinya takut akan persaingan di kelasnya. Dan aku anggap itu wajar karena persaingan itu akan membawa dirinya menjadi kompetitif, tapi ternyata dia menceritakan persaingan antara Pria dan Wanita. Aku setengah heran akan cerita tersebut dan aku coba untuk mendengarkannya lebih jauh.
Rata - rata di sekolah, Perempuan / Wanita lebih dominan dibanding Laki - laki / Pria. Dilihat dari yang paling sederhana yaitu keindahan bercabang lagi kerapihan, kecantikan dan seterusnya. Dan hanya sebagian kecil Laki - laki / Pria yang memiliki sifat seperti itu. Coba lihat Perempuan yang sedang mengerjakan tugas kesenian, apa yang terlihat oleh anda sebagai pengamat ??, pasti seputar, "rajin banget", "wuihh, bagus nyaa" atau "Wuihh, merdu banget". Memang kata - kata tersebut seperti orang yang memang mempunyai sifat pemalas dan memuji karya orang lain. Tapi, coba lah anda lihat secara langsung dan amati beberapa kali dengan objek yang lain lalu rata - ratakan.
Nah, beralih ke sifat Laki - laki / Pria, anak TK pun bisa mengetahui apa yang dilakukan Ayahnya ketika di Rumah. ketika pelajaran Bahasa Indonesia gurunya bertanya, "coba Andi, apa saja kebiasaan Ayah kamu di rumah ?", sifat anak kecil sangatlah jujur dan polos, dan pasti menjawab "ngorok, bu, ngupil, bu, atau mungkin pekerja keras, bu !!" (maaf kepada bapak - bapak). Nah, lain lagi ketika Guru tersebut menanyakan, "coba Andi, apa saja kebiasaan Ibumu ketika di Rumah ?". Si anak akan menjawab, "masak, bu, bersihin rumah, bu".
Terlihat sudah perbedaannya, tapi belum menuju titik terangnya. Hal di atas adalah kejadian sederhana antara Laki - laki dan Perempuan. Dan dari hal yang kecil ini akan berevolusi sesuai dengan perputaran zaman. Faktanya, sekarang sudah dapat terlihat sejak emansipasi wanita di angkat. Memang, ini adalah suatu penghormatan kepada wanita dan menyamakan derajat antara Pria dan Wanita. Tapi, bagi anda para Pria apakah terpikirkan oleh anda, bahwa anda tidak lama lagi akan dibawah wanita ?, dan untuk para Wanita, jangan pernah ingin berada di atas Pria. Karena bila terjadi demikian TANDA - TANDA KIAMAT benar - benar terjadi.
Jadi kesimpulannya, sebagai pengisi dari semua aspek kehidupan, kita jangan pernah mengubah sesuatu hal yang memang sudah kodratnya, karena memang agama sudah mengajarkan kita akan pentingnya diri kita bagi kelangsungan kehidupan ini.
Saya punya cerita tentang perbedaan yang sangat menarik untuk dimengerti, berikut:
Salah seorang temanku menceritakan bahwa dirinya takut akan persaingan di kelasnya. Dan aku anggap itu wajar karena persaingan itu akan membawa dirinya menjadi kompetitif, tapi ternyata dia menceritakan persaingan antara Pria dan Wanita. Aku setengah heran akan cerita tersebut dan aku coba untuk mendengarkannya lebih jauh.
Rata - rata di sekolah, Perempuan / Wanita lebih dominan dibanding Laki - laki / Pria. Dilihat dari yang paling sederhana yaitu keindahan bercabang lagi kerapihan, kecantikan dan seterusnya. Dan hanya sebagian kecil Laki - laki / Pria yang memiliki sifat seperti itu. Coba lihat Perempuan yang sedang mengerjakan tugas kesenian, apa yang terlihat oleh anda sebagai pengamat ??, pasti seputar, "rajin banget", "wuihh, bagus nyaa" atau "Wuihh, merdu banget". Memang kata - kata tersebut seperti orang yang memang mempunyai sifat pemalas dan memuji karya orang lain. Tapi, coba lah anda lihat secara langsung dan amati beberapa kali dengan objek yang lain lalu rata - ratakan.
Nah, beralih ke sifat Laki - laki / Pria, anak TK pun bisa mengetahui apa yang dilakukan Ayahnya ketika di Rumah. ketika pelajaran Bahasa Indonesia gurunya bertanya, "coba Andi, apa saja kebiasaan Ayah kamu di rumah ?", sifat anak kecil sangatlah jujur dan polos, dan pasti menjawab "ngorok, bu, ngupil, bu, atau mungkin pekerja keras, bu !!" (maaf kepada bapak - bapak). Nah, lain lagi ketika Guru tersebut menanyakan, "coba Andi, apa saja kebiasaan Ibumu ketika di Rumah ?". Si anak akan menjawab, "masak, bu, bersihin rumah, bu".
Terlihat sudah perbedaannya, tapi belum menuju titik terangnya. Hal di atas adalah kejadian sederhana antara Laki - laki dan Perempuan. Dan dari hal yang kecil ini akan berevolusi sesuai dengan perputaran zaman. Faktanya, sekarang sudah dapat terlihat sejak emansipasi wanita di angkat. Memang, ini adalah suatu penghormatan kepada wanita dan menyamakan derajat antara Pria dan Wanita. Tapi, bagi anda para Pria apakah terpikirkan oleh anda, bahwa anda tidak lama lagi akan dibawah wanita ?, dan untuk para Wanita, jangan pernah ingin berada di atas Pria. Karena bila terjadi demikian TANDA - TANDA KIAMAT benar - benar terjadi.
Jadi kesimpulannya, sebagai pengisi dari semua aspek kehidupan, kita jangan pernah mengubah sesuatu hal yang memang sudah kodratnya, karena memang agama sudah mengajarkan kita akan pentingnya diri kita bagi kelangsungan kehidupan ini.
Terima Kasih.
Wassalammualaikum
Langganan:
Postingan (Atom)